Rabu, 20 Februari 2013

Arsenal need belief, says Theo Walcott after Bayern Munich mauling

Arsenal need belief, says Theo Walcott after Bayern Munich mauling

Arsenal have plenty of talent but it is hard for the team to move forward if they cannot hang on to their best players
Jack Wilshere takes on Bayern Munich's David Alaba
Jack Wilshere takes on Bayern Munich's David Alaba during Arsenal's 3-1 Champions League defeat. Photograph: John Sibley/Action Images
There were those who asked themselves the question before Arsenal's Champions League last-16 first-leg tie against Bayern Munich, at roughly the same time as Arsène Wenger, his words dripping with contempt, took the media to task at his explosive press conference: how many of the Arsenal squad would make it into the Bayern team?
By 9.30 on Tuesday night, the question needed to be reworded: would any Arsenal player make it into this Bayern team, the one that resembled a machine, whose parts clicked seamlessly and whose power was, frankly, intimidating? Jack Wilshere would vie for selection and the thing that elevated his gutsy performance was that he frequently resembled a one-man band. Arsenal's No10 did not have the support of a Bastian Schweinsteiger or Javi Martínez or Toni Kroos.
And that, folks, is it. On the evidence of 90 minutes when Bayern seized on Arsenal's first wobble to take such a stranglehold that it felt as though they came to play a little within themselves, the difference between the clubs prompted two more questions. For Arsenal it was not so much the 3-1 defeat – hardly unexpected – rather, how had they come to lag so far behind one of Europe's elite clubs? Secondly, and perhaps more urgently, how do they pick themselves up to ensure they are not cast further adrift?

AC Milan stuns Barcelona

AC Milan stuns Barcelona: Champions League

Kevin-Prince Boateng opened scoring in 57th minute

Posted: Feb 20, 2013 6:23 PM ET

Last Updated: Feb 20, 2013 7:34 PM ET

AC Milan's Kevin Prince Boateng, left, and his teammate Sulley Muntari celebrate at the end of their Champions League round of 16, first leg soccer match against Barcelona in Milan, Italy on Wednesday. AC Milan's Kevin Prince Boateng, left, and his teammate Sulley Muntari celebrate at the end of their Champions League round of 16, first leg soccer match against Barcelona in Milan, Italy on Wednesday. (Fabio Ferrari/Associated Press)
AC Milan stunned Barcelona 2-0 in the first leg of its Champions League last-16 tie in Milan on Wednesday, beating the Spanish giant for the first time in eight matches.
Kevin-Prince Boateng gave Milan the lead in controversial circumstances in the 57th minute. Cristian Zapata appeared to handle Riccardo Montolivo's assist in the buildup.
Barcelona players protested but to no avail and Gerard Pique was booked in the process.
Sulley Muntari sealed the win nine minutes from time with a well-worked goal.
Milan contained Barcelona's potent attack impressively, allowing it just two shots on target all match.
Lionel Messi, kept quiet by Milan, had two late chances from free kicks and sent both shots well over the crossbar.
The result was a massive boost to Milan's turnaround from a dreadful start to the season. Massimiliano Allegri's side was 15th in the Italian league after eight games but has risen to third.
It still went into the home match as a firm underdog against a Barcelona side which has lost only twice all season in the league and in Europe.
"I think it was a great game," Allegri said. "The lads deserved this win. We didn't concede anything in defence and we had several chances. But it wasn't perfect, we were a bit lacking with the last ball in the first half but the team grew in the second. I think this is an important victory which will put us through. We could even have won 3-0, but I understand tiredness set in a bit.
"This is everyone's win, the players who played, those who didn't, the staff ... everyone."

PEMBUATAN KOMPOSTER DAN BIOSTARTER



Membuat Komposter

Komposter adalah alat untuk pembuatan kompos. Alat ini sangat sederhana dan dapat dibuat sendiri. Bagian-bagian komposter meliputi:
1. Wadah/bak.ember guna menampung sampah
2. Kran untuk mengalirkan lindi
3. Saringan untuk memisahkan sampah dan lindi dalam proses pengomposan.
4. Pipa udara untuk memasukkan udara yang dibutuhkan dalam proses pengomposan.



Membuat Biostarter
Biostarter adalah cairan yang berisi mikroba pengurai sampah menjadi kompos. Selain dapat dibeli, biostarter juga dapat dibuat sendiri dengan cara yang mudah dan murah. Bahan dasarnya adalah irisan pisang atau kulit pisang (2 genggam), irisan nanas atau kulit nanas (2 genggam), irisan bawang merah (5 siung), irisan tempe (2 genggam), dan gula pasir.
1. Bahan diiris dan dipisahkan masing-masing.
2. Buat 4 gelas larutan gula, masing-masing 1 gelas air dicampur dengan 1 sendok the peres gula pasir. Air yang digunakan adalah air dari sumur (bukan PAM), yang telah direbus dan didinginkan.
3. Masukan gula dalam 4 botol.
- Botol pertama diisi irisan kulit pisang/pisang
- Botol kedua diisi irisan nanas/kulit nanas
- Botol ketiga diisi irisan bawang merah
- Botol keempat diisi irisan tempe
4. Botol ditutup jangan terlalu rapat, agar udara tetap masuk ke botol.
5. Letakkan botol di tempat teduh tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.
6. Diamkan selama 2 hari (2x24 jam)
7. Pisahkan antara air dan ampas dengan cara disaring
8. Air dari saringan keempat botol tersebut dicampur menjadi satu dan dimasukkan ke dalam botol kemudian disimpan di tempat teduh (tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung). Botol ditutup.
9. Cairan ini berfungsi sebagai starter, dan dapat disimpan sampai waktu sekitar 3 bulan.
10. Cara penggunaan: biostarter dicampur dengan air sumur dengan perbandingan 1 bagian biostarter dicampur dengan 10 bagian air.
11. Biostarter siap digunakan dengan cara menyemprotkan dengan sprayer.


Problem dan Solusinya
- Kompos bau(busuk) dan banyak lalat.
Hal ini disebabkan kompos terlalu basah atau tidak cukup udara. Untuk mengatasinya tambahkan 2 atau 3 genggam penuh kapur. Aduk kompos agar mendapatkan udara.
- Kompos menjadi sarang tikus, kecoa, semut, dan belatung.
Untuk mengatasi masalah ini, tampahkan kapur dan aduk sampah untuk mengusir semut dan kecoa, kemudian tutup komposter. Jangan membuang susu, tulang, daging, dan makanan hasil laut terlalu banyak ke dalam komposter. Bisa juga dengan mengoleskan detergen pada bibir komposter.

Kebakaran liar


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kebakaran di Gunung San Bernardino, California (gambar diambil dari International Space Station)
Kebakaran hutan, kebakaran vegetasi, atau kebakaran semak, adalah sebuah kebakaran yang terjadi di alam liar, tetapi juga dapat memusnahkan rumah-rumah dan lahan pertanian disekitarnya. Penyebab umum termasuk petir, kecerobohan manusia, dan pembakaran.
Musim kemarau dan pencegahan kebakaran hutan kecil adalah penyebab utama kebakaran hutan besar.
Kebakaran hutan dalam bahasa Inggris berarti "api liar" yang berasal dari sebuah sinonim dari Api Yunani, sebuah bahan seperti-napalm yang digunakan di Eropa Pertengahan sebagai senjata maritim

Hujan Deras, Eskavator Masih Bersihkan Longsoran di Puncak

Ferdinan - detikNews
Longsor di Puncak (Foto: Yudo)
Jakarta - - Petugas masih berupaya membersihkan longsoran dari badan jalan di titik sekitar Hotel Bukit Indah, Puncak, Bogor. Hujan deras pun masih mengguyur wilayah ini.

"Masih dibersihkan longsoran, ada satu eskavator yang terlihat," kata pengendara yang berada dekat lokasi longsoran, Yudo Setiawan, saat dihubungi detikcom pukul 19.50 WIB, Rabu (9/1/2013).

Hingga saat ini, pengendara kendaraan bermotor memilih bertahan menunggu longsoran bersih dari jalan. Polisi lalu lintas, kata Yudo, sudah mengimbau pengendara untuk memutar balik.

"Tapi pada tetap nunggu saja, antrean kendaraannya panjang," ujar Yudo.

Longsor di Puncak mengakibatkan kemacetan panjang, baik dari arah Bogor menuju Cianjur dan sebaliknya.


(fdn/nrl)

Narkoba


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sebotol heroin yang merupakan salah satu narkoba yang paling dikenal.
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.[rujukan?] Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

Daftar isi

Pengertian

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Terdapat empat golongan psikotropika menurut undang-undang tersebut, namun setelah diundangkannya UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka psikotropika golongan I dan II dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Dengan demikian saat ini apabila bicara masalah psikotropika hanya menyangkut psikotropika golongan III dan IV sesuai Undang-Undang No. 5/1997. Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
  • Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide) dan sebagainya.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:
• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

Penyebaran